Welcome to my blog :)

rss

24 Apr 2011

Cakupan Pendidikan Sex

Apa saja pendidikan seks yang perlu diajarkan kepada anak-anak? Jangan bingung! mulai dari hal-hal yang sederhana dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut:

1. Menanamkan Rasa Malu Pada Anak
Rasa malu harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Jangan biasakan anak-anak, walau masih kecil, bertelanjang didepan orang lain, misalnya ketika keluar kamar mandi, berganti pakaian, dan sebaginya. Biasakan anak perempuan berbusana rapi dan rapat menutup aurat.

2. Menanamkan Jiwa Maskulin dan Feminin
Secara fisik maupun psikis, laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan mendasar. Untuk itu, harus dibiasakan dari kecil anak-anak berpakaian sesuai dengan jenis kelaminnya. Mereka juga harus diperlakukan sesuai dengan jenis kelaminnya.

3. Mamisahkan Tempat Tidur Mereka
Usia antara 7-10 tahun merupakan usia saat anak mengalami perkembangan yang pesat. Anak mulai melakukan eksploitasi ke dunia luar. Anak tidak hanya berfikir tentang dirinya, tetapi juga mengenai sesuatu yang ada diluar dirinya. Pemisahan tempat tidur merupakan upaya untuk menanamkan kesadaran pada anak tentang eksistensi dirinya.

4. Mengenalkan Waktu Berkunjung
Tiga ketentuan waktu yang tidak diperbolehkan anak-anak untuk memasuki ruangan (kamar) orang dewasa kecuali meminta izin terlebih dahulu adalah sebelum shalat subuh, tengah hari, dan setelah shalat isya. Aturan ini ditetapkan mengingat di antara ketiga waktu tersebut merupakan waktu aurat, yakni waktu ketika badan atau aurat orang dewasa banyak terbuka.

5. Mendidik Menjaga Kebersihan Kelamin
Mengajari anak untuk menjaga kebersihan alat kelamin selain agar bersih dan sehat sekaligus juga mengajari anak tentang najis. Anak juga harus dibiasakan untuk buang air pada tempatnya (toilet training).

6. Mengenalkan Mahram-nya
Tidak semua perempuan berhak dinikahi oleh seorang laki-laki. Siapa saja perempuan yang diharamkan dan yang dihalalkan telah ditentukan oleh ajaran agama. Ketentuan ini harus diberikan pada anak agar ditaati. Dengan memahami kedudukan perempuan yang menjadi mahram, diupayakan agar anak mampu menjaga pergaulan sehari-harinya dengan selain wanita yang bukan mahram-nya. Inilah salah satu bagian terpenting dikenalkannya kedudukan orang-orang yang haram dinikahi dalam pendidikan seks anak. Dengan demikian dapat diketahui dengan tegas bahwa ajaran agama mengharamkan incest, yaitu pernikahan yang dilakukan antar saudara kandung atau mahram-nya.

7. Mendidik Anak Agar menjaga Pandangan Mata
Telah menjadi fitrah bagi setiap manusia untuk tertarik dengan lawan jenisnya. Namun, jika fitrah tersebut dibiarkan bebas lepas tanpa kendali, justu hanya akan merusak kehidupan manusia itu sendiri. Begitu pula dengan mata yang dibiarkan melihat gambar-gambar atau film yang mengandung unsur pornografi.

0 komentar:

Poskan Komentar